#20 Sepakat Se-ATAP

Sunday, 22 January 2017

You can find it @atapcoffee

Early morning, an old woman was walking from her village to the town, carrying a big sack of cabbages on her head. She was taking them to the market. The road to take was a narrow one over mountain. There was a cliff one side, and a wall of rock on the other. There was very little traffic at that early hour, but the old woman was walking carefully at the side of the road, because she did not want to have an accident and lose her cabbage. But as she was climbing a step hill, she suddenly heard a loud bell, and a bicycle came round the corner and passed her, going very fast down the hill. The old woman had to jump over to one side so quickly that the sack of the cabbage nearly fell into the ditch.

#19 SUPERHERO

Saturday, 21 January 2017

Credit: Pinterest

"Jika pemenuhan kebutuhan akan suatu jenis barang dilakukan secara terus-menerus, maka rasa nikmatnya mula-mula akan tinggi, namun semakin lama kenikmatan tersebut semakin menurun sampai akhirnya mencapai batas jenuh." 

Itu yang dikatakan oleh Hermann Heinrich Gossen melalui karya ilmiahnya Enwicklung der Gesetze des Menschlichen Verkers und die Darausfliessenden Regeln fuer Menschliches Handeln. Sewaktu SMA kelas X, kupelajari dan kukenal dengan Hukum Gossen 1. Sebenarnya ada Hukum Gossen 2, tapi aku tak ingin membahasnya di sini. 

#18 Hadiah

Friday, 20 January 2017

Credit: Pinterest

“Sayang…sampun dhahar?” (bahasa Jawa: Sayang, sudah makan?)

Seseorang berteriak dari dapur dengan nada manja terdengar sampai ruang televisi.

Saya dan ketiga adik-adik saya spontan berteriak:

“Hiii, nggilani ok!” (bahasa Jawa: hiii menjijikkan deh) sambil tertawa terpingkal-pingkal.

***

#17 Menolak Lupa

Thursday, 19 January 2017

Credit: Pinterest/Redtwine


“Sas, apa penyakit yang paling kau takuti?” Tanyaku tiba-tiba.
Saskia meletakkan ponselnya dan menatapku tajam. 

Cancer.” Jawabnya singkat, lalu ia beralih lagi menatap layar ponselnya, jemarinya terus menari di layar touchscreen untuk membaca Line Today. Ia masih belum menyadari bagaimana ekspresiku setelah mendengar jawabannya. 

“Emang kenapa, Jak?” Saskia kembali menatapku yang hanya diam menerawang memandang langit-langit kamar indekosnya.

“Aku..
takut kena alzheimer.” Ujarku lirih.

***

#16 Lelah

Wednesday, 18 January 2017

Credit: Tumblr
Saya mencarimu di antara rindu yang putus asa dan rasa lelah yang terlalu. — @ama_achmad



JANUARI, 17 2016
“Berangkatnya nanti pukul 19.09 saja ya.” Tulisku pada sebuah aplikasi berkirim pesan untuknya.
“Harus banget lebih sembilan menit ya?” tanya dia. Sambil tertawa membaca balasan yang kuterima, aku hanya membalas sekadarnya, karena sebenarnya terserah dia mau datang jam berapapun. Toh aku pun masih dandan ketika dia sampai di rumahku.

Pada pukul 19.09 dia mengirimkan sebuah screenshot dari layar ponselnya yang menunjukkan pukul 19.09 dia berangkat. Aku tak menyangka bahwa dia benar-benar akan berangkat tepat seperti waktu yang kuinginkan.

Aku harus jujur bahwa saat itu sedang benar-benar merasa sangat bahagia.

***
 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS